We've updated our Terms of Use. You can review the changes here.

Alkisah (CN Edition)

by Senyawa

/
  • Streaming + Download

    Includes unlimited streaming via the free Bandcamp app, plus high-quality download in MP3, FLAC and more.
    Purchasable with gift card

      $14.40 USD  or more

     

1.
Apa arti kuasa bila akhir sudah di ujung mata?
2.
Alkisah suatu negeri Porak-poranda dilanda api Terguncang-guncang ia oleh tanah tempatnya berdiri Tanahnya subur tapi hangus Pohonnya banyak tapi tandus Airnya mengalir hulu ke hilir Yang haus pun banyak, tak habis pikir Kiri kanan selatan utara Semua bilang, “negeri itu alangkah kayanya!” “Alangkah sayangnya!” Alkisah suatu negeri Tercerai berai dimangsa dengki Tergonjang-ganjing ia oleh congkak, tamaknya sendiri Rajanya hilang entah kemana Rakyatnya bimbang hilang percaya Oh, saling ribut saling berebut Saling sikut tak ada takut Satu salah satu marah Satu kalah satu berulah “woy, macam betul semua kalian tu. Sudah, sudahah!” “Alangkah sayangnya!”
3.
Bergegaslah menuju muara Tanah basah yang kaya udara Meski selamat pada akhirnya Selain kita akan musnah tak berdaya Menjadi debu, arang, hanyut, terlupakan Menjadi legenda yang lambat laun juga akan punah, hilang terkubur zaman Bergegaslah menuju muara Tanah basah yang kaya udara Di sanalah kita beristirahat Membesarkan anak-anak muda Merawat pahlawan yang terluka Menjaga mata air, menanam akar Menggali parit, menjaring garam Menggambar sejarah, melagukan kehilangan Menyucikan sumpah, memberkati ampunan Bergegaslah menuju muara
4.
Mereka bersembunyi begitu jauh setinggi awan Kokoh terbentengi Di sekelilingnya pagar-pagar bertebaran, kepala-kepala manusia-manusia tak bersalah Berserakan nama-nama pejuang Pejuang-pejuang yang dilupakan Di tengah-tengahnya kolam hitam Pekat akan sisa-sisa bangkai perang dan pertikaian Berceceran bekas darah Darah-darah manusia tak bernama Berguguran harapan-harapan Masa depan yang terarah
5.
Kabau 公牛 05:43
Anak nelayan mambaok cangkua Mananam ubi di tanah darek Baban sakoyan dapek dipikua Budi saketek taraso barek Anak ikan dimakan ikan Gadang ditabek anak tenggiri Ameh bukan perak pun bukan Budi saketek rang haragoi Anjalai tumbuah di munggu Sugi-sugi di rumpun padi Supayo pandai rajin baguru Supayo tinggi naikkan budi Alu tataruang patah tigo Samuik tapijak indak mati Tarandam-randam indak basah Tarapuang-apuang indak hanyuik Anyuik labu dek manyauak Hilang kabau dek kubalo Anguak anggak geleng amuah Unjuak nan tidak babarikan
6.
Fasih 雄辯 03:57
Fasih berteriak: “fasis yang baik adalah fasis yang mati” Tapi menghujat apa-apa yang berbeda paham dari yang kau ikut Fasih berteriak: “fasis yang baik adalah fasis yang mati” Tapi memaksa apa-apa harus patuhi satu kebenaran yakni yang kau yakini Fasih berteriak: “fasis yang baik adalah fasis yang mati” Tapi membungkam, memaki apapun gagasan yang tak sanggup kau mengertii Fasih berteriak: “fasis yang baik adalah fasis yang mati” Tapi apa-apa harus anut satu arti Fasih berteriak: “fasis yang baik adalah fasis yang mati” Tapi apa-apa harus dibatasi termasuk imajinasi Fasih berteriak: “fasis yang baik adalah fasis yang mati” Tapi meremehkan mereka yang berani memilih cara, jalan sendiri Fasih tak menjadikanmu tak fasis Fasih tak menjadikanmu tak layak ma
7.
Alkisah suatu negeri Berbagi dunia dengan kita kini Satu sama lain menyahut “saudaraku” Satu sama lain menyebut “dosamu, masa lalu” Tanah kering menjadi hijau merdu Berpupuk kasih dan sabar akan waktu Menjelma duka dan amarah menjadi petuah Menulari mereka yang terjangkit luka yang sama Orang-orang tua dilindungi Ilmu, riwayat, dan segala warisannya Anak-anak muda diberkati Nurani, badan, akal, segala tindakannya Menghormati hujan dan matahari Memberi arti tiap nyawa tanpa kecuali Alkisah, seindah itu suatu negeri Berbeda meski berbagi dunia dengan kita kini Meski negeri itu sudah tak ada lagi Dibantai tamak dibakar benci Terusir hina dari tanahnya sendiri Oleh segala kerendahan hati Yang ditafsirkan berarti kelemahan diri Karena meremehkan mereka Yang tak peduli akan hujan dan matahari
8.
“Kiamat sudah dekat!”
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.

about

QSR-035

credits

released February 21, 2021

SENYAWA
· Wukir Suryadi: 自製樂器
· Rully Shabara: 歌詞,人聲

- 2020年9月由 Iwan Karak 在中爪哇省馬格朗 Eloprogo Arthouse 錄製及混音
-「Kabau 公牛」中的米南諺語由 Taufik Adam 編寫
- Eloprogo 的音景由 Tesaran 錄製
- 數字母帶由 Marlon Wolterink 製作

- 混音版本母帶由 Cyril Meysson 製作
- 參與混音的音樂人有:盛潔 gogoj aka Sheng Jie, Zaliva-D, 卓奇 Chucki, 33EMYBW, Nerve, Torturing Nurse, Beau Mahadev, 李劍鴻 Li Jianhong, 銘+杰+龢wo4

- 錄音相片由 Reza Darwin 攝製
- 無害與豬姜新誠負責此版本「Alkisah」的設計及排版

此版本由
· 無害 Mouhoi(香港) mouhoi.bandcamp.com
· 琪琪音像 Qiii Snacks Records(廣州)
共同發行

CN版的黑膠唱片版本由WV Sorcerer Productions 巫唱片發行,並且獨家包含若潭 Ruò Tán 與 王子衡 Wang Ziheng混音的「Kabau」 。
詳情:
wvsorcerer.bandcamp.com/album/alkisah-cn-special-edition

license

all rights reserved

tags

about

Qiii Snacks Records Guangzhou, China

Let's get old, together.

Please send your demos to us!
qiiisnacksrecords@gmail.com

未经厂牌和音乐人同意请勿将我们的音频上传到其他平台,谢谢支持。

contact / help

Contact Qiii Snacks Records

Streaming and
Download help

Redeem code

Report this album or account

Qiii Snacks Records recommends:

If you like Alkisah (CN Edition), you may also like: